Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

252. Leo XII (1823-1829)

Leo lahir di Kastel Genga, dekat Ancona, Spoleto pada 22 Agustus 1760, dengan naman Annibale Sermettei della Genga. Terpilih menjadi paus pada 5 Oktober 1823. Ia dalah seorang yang baik dan berbelas kasih. Ia mengawali masa pontifikatnya dengan membagi-bagikan uang kepada kaum miskin, memberikan maskawin kepada 100 gadis miskin yang dipilih scara acak dan mengklaim barang-barang yang digadaikan dari Monte Piet menjadi milik mereka. Ia melanjutkan dengan hari-hati kebijakan-kebijakan ekonominya yang telalu hemat demi mengurangi pengeluaran dank arena itu menghapus beberapa pajak. Ia berhasil memerangi nepotisme. Hubungan dengan Negara-negara lain mendapat perhatian khusus, menyokong KOnkordat (kerjasama antara Gereja dan Negara) yang memperkenankan Gereja-gereja local berbenah diri kembali. Ia juga mereorganisasi hirarki di Amerika Selatan, mendamaikan kembali banyak gereja skisma di Asia dan memberikan perhatian kepada kolose-kolose nasional di Roma. Kongregasi Obat malaria Imakulata (OMI) yang didirikan oleh Eugene de Mazenod diangkat menjadi Kongregasi Kepausan pada 17 Februari 1826.

Ia menandatangani Konkordat di Swiss dan Belanda. Bertentangan dengan kebijakan-kebijakan tersbut, adalah suatu sisi yang kabur, yaitu ia secara ekstrem bersikap konservatif dan menentang sejumlah petunjuk mengenai ide-ide pembebasan. Kenyataannya, ia menghukum sejumlah orang tanpa piker panjang, bukan hanya para criminal biasa, tetapi beberapa orang yang merupakan pengikut gagasan-gagasan baru. Ia mencopot kaum awam dari tugas administrative dan menempatkan para klerus pada tempatnya dengan maksud memperkuat perkumpulan rahasia, termasuk perkumpulan rahasia politik dari Carbonari.

Di antara sekian banyak sikap negative, ada satu keanehan yang mengejutkan yaitu, ia mencabut tulisan-tulisan Galileo dari daftar buku-buku yang dilarang. Ia memulai pekerjaan rekonstruksi Basilika St. PAulus di luar tembok kota Roma yang sudah hancur oleh api pada tahun 1823. Ia bukanlah paus yang disukai oleh rakyat, barangkali karena sikap konservatifnya yang berlebihan. Sebaliknya ia banyak dikritik dan menjadi sebuah target bagi para pematung terkenal di Roma. Pau ini wafat pada 10 Februari 1829.